PROBOLINGGO β Sosok Herman Maryono, yang juga dikenal dengan nama Herman Soemarjono atau Ir. Herman Soemarjono, mendapat penghargaan PHRI Award 2026 kategori Lifetime Achievement dalam rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur, yang berlangsung di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, RabuβKamis, 16β17 September 2026.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Herman dalam memajukan PHRI serta industri pariwisata di Jawa Timur, khususnya melalui kiprahnya dalam organisasi dan dunia usaha pariwisata di Kota Malang.
Herman merupakan salah satu tokoh yang memiliki perjalanan panjang dalam industri perhotelan dan organisasi PHRI. Ia pernah dipercaya memimpin Badan Pimpinan Cabang (BPC) PHRI Kota Malang dan aktif dalam berbagai dinamika perkembangan industri perhotelan dan restoran di Kota Malang.
Di dunia usaha, Herman juga dikenal sebagai pemilik atau pengelola Splendid Inn, salah satu hotel yang memiliki sejarah dalam perkembangan industri akomodasi di Kota Malang.
Konsisten Mendorong Kemajuan Hospitality
Dalam perjalanan kiprahnya di industri pariwisata, Herman dikenal memberikan perhatian terhadap pentingnya kualitas pelayanan atau hospitality. Menurutnya, kemajuan pariwisata tidak hanya ditentukan oleh banyaknya destinasi dan fasilitas yang tersedia, tetapi juga oleh kualitas pelayanan yang diberikan kepada wisatawan.
Pandangan tersebut menjadi salah satu bagian dari kontribusinya dalam mendorong pelaku industri pariwisata untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan.
Selain aktif dalam organisasi dan dunia usaha, Herman juga dikenal sebagai sosok yang kritis dalam menyampaikan pandangan terkait berbagai persoalan industri pariwisata, khususnya yang berkaitan dengan perkembangan sektor perhotelan di Kota Malang.
Salah satu persoalan yang pernah menjadi sorotannya adalah mengenai tingkat hunian atau okupansi hotel. Herman mempertanyakan klaim mengenai tingginya tingkat okupansi hotel apabila tidak menggambarkan kondisi rata-rata hunian secara riil.
Pandangan kritis tersebut juga terlihat dalam sikapnya terhadap pertumbuhan jumlah kamar hotel di Kota Malang. Herman pernah mendorong pemerintah daerah agar lebih selektif dalam memberikan izin pembangunan hotel baru untuk mengantisipasi terjadinya kelebihan pasokan (over-supply) yang dapat berdampak pada persaingan usaha di sektor perhotelan.
Sikap tersebut menunjukkan perhatiannya terhadap keberlanjutan industri perhotelan serta kondisi para pelaku usaha yang telah lama menjalankan bisnisnya di Kota Malang.
Penghargaan atas Pengabdian
Pemberian PHRI Award 2026 Lifetime Achievement menjadi bentuk penghormatan PHRI Jawa Timur terhadap perjalanan panjang Herman Maryono dalam organisasi dan industri pariwisata.
Penghargaan ini tidak semata-mata diberikan atas posisi yang pernah diembannya, tetapi juga sebagai apresiasi atas kontribusi, gagasan, perhatian, dan pengabdiannya terhadap perkembangan PHRI serta industri perhotelan dan pariwisata.
Bagi PHRI Jawa Timur, keberadaan tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi panjang merupakan bagian penting dari perjalanan organisasi. Pengalaman dan gagasan para senior menjadi referensi bagi generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan dalam membangun industri pariwisata yang semakin profesional dan berkelanjutan.
Lifetime Achievement PHRI Award 2026 untuk Herman Maryono menjadi simbol penghargaan atas perjalanan panjang seorang pelaku industri yang tidak hanya berkarya di dunia usaha, tetapi juga turut mengambil bagian dalam membangun organisasi dan menyuarakan kepentingan industri pariwisata di Jawa Timur.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan industri pariwisata dibangun melalui kontribusi banyak pihakβtermasuk para tokoh yang telah mendedikasikan waktu, pemikiran, dan pengabdiannya untuk kemajuan PHRI dan pariwisata Jawa Timur.